Eksplorasi 4.1 Kerugian Pertandingan Kandang

Tim olahraga lebih memilih untuk bermain di kandang atau di depan pendukung mereka daripada di depan pendukung lawan. Memiliki pendukung dibelakan mereka tentunya akan lebih menyenangkan dan akan lebih membuat pertandingan menjadi lebih baik, benarkah? Tinjau kasus Oklahoma City Thunder, salah satu tim NBA di musim 2008 – 2009. Ketika bermain kandang, tim ini memiliki catatan menang-kalah yang buruk dari pertandingan kandang dengan pendukung yang ramai (3 menang dan 15 kalah) dibandingkan dengan pertandingan kandang saat pendukung sepi (12 menang dan 11 kalah). (Data ini didapatkan pada 20 April, 2009, dalam Sports Illustrated).

  • Identifikasikan unit pengamatan dan variabel dari studi ini. Juga klasifikasikan setiap variabel sebagai kategorial (juga biner?) atau kuantitatif.
  • Kapan Thunder memiliki presentase kemenangan lebih tinggi: di depan pendukung  yang ramai atau di depan pendukung yang lebih sedikit? Berikan jawaban Anda dengan menghitung proporsi kemenangan dari pertandingan dengan pendukung ramai dan juga proporsi kemenangan pertandingan kandang dengan pendukung yang sepi (tuliskan kedua proporsi sebagai desimal).
  • Apakah kedua variabel terilihat berhubungan?
  • Tentukan variabel mana yang termasuk variabel penjelas (explanatory variable) dari studi ini? Tentukan juga variabel mana yang termasuk variabel respon?

Ada dua kemungkinan yang dapat menjelaskan mengapa tim ini memiliki presentase kemenangan jika pendukung nya yang lebih sedikit:

  1. Pendukung menyebabkan Thunder bermain lebih buruk, mungkin dikarenakan tekanan atau kegugupan.
  2. Keberadaan pendukung tidak menyebabkan pertandingan yang buruk, tetapi ada beberapa variabel lainnya yang dapat menjelaskan mengapa mereka memiliki presentase kemenangan yang buruk dengan adanya pendukung. Dengan kata lain, ada variabel ketiga yang berhubungan dengan kedua variabel ini.
  • Coba pikirkan penjelasan kedua diatas. Berikan contoh sebuah variabel yang masuk akal yang dapat menjelaskan mengapa tim ini akan cenderung tidak menang di depan pendukung yang ramai daripada di depan pendukung yang lebih sedikit.
  • Identifikasikan variabel ketiga berdasarkan pertanyaan di atas. Lalu jelaskan hubungan antara variabel ketiga dan variabel respon, dan apakah hubungan antara variabel ketiga dan variabel penjelas?

Variabel lainnya yang dapat dicatat yaitu apakah persentase kemenangan lawan pada musim sebelumnya. Ternyata dari 41 pertandingan kandang yang dialami oleh Thunder, mereka melawan 22 tim yang mempunyai persentase kemenangan lebih dari 50% di musim sebelumnya. Kita anggap 22 tim tersebut sebagai tim yang kuat. Dari 22 pertandingan melawan tim ini, terdapat 13 pertandingan dimana tiket terjual habis.

Lalu, dari 19 pertandingan lainnya, Thunder melawan tim yang persentase kemenangannya lebih kecil dari 50% (kita anggap 19 tim tersebut adalah tim lemah), dan dari 19 pertandingan tersebut hanya 5 yang tiketnya terjual habis.

  • Apakah Thunder lebih terlihat untuk memiliki pendukung yang ramai ketika melawan tim yang kuat atau tim yang lemah? Hitung proporsi yang relevan (bersyarat) untuk mendukung jawaban Anda.

Ketika Thunder bermain dengan tim yang kuat, mereka menang hanya 4 dari 22 pertandingan. Ketika mereka bermain dengan tim yang lemah, Thunder menang 11 dari 19 pertandingan.

  • Apakah Thunder cenderung untuk menang melawan tim yang kuat daripada tim yang lemah? Coba hitung proporsi relevan (bersyarat) untuk mendukung jawaban Anda.
  • Jelaskan mengapa jawaban Anda pada pertanyaan-pertanyaan sebelumnya menyebabkan kekuatan lawan sebagai variabel pengganggu yang membuat penarikan kesimpulan sebab-akibat di antara ukuran pendukung dan hasil pertandingan menjadi terganggu.
  • Berikan sebuah kesimpulan apakah dari data ini memberikan bukti bahwa jumlah pendukung yang datang ke suatu pertandingan menyebabkan Thunder bermain kurang baik.

screen-shot-2016-10-04-at-10-12-16-am